PEMUSNAHAN BARANG BUKTI ASAL TINDAK PIDANA UMUM

By Seksi Pidana Umum Rabu, 26 Desember 2018 00:00

Bahwa pada hari Rabu tanggal 26 Desember 2018 sekira pukul 10.00 Wib sampai dengan pukul 11.30 Wib Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi telah melaksanakan Pemusnahan barang bukti tindak pidana umum yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (Incracht) yang dilakukan di halaman samping Kantor Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi, Bahwa pemusnahan Barang bukti dihadiri oleh seluruh Pejabat Struktural Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi, Jaksa Fungsional serta ikut disaksikan oleh Kasat Narkorba Polres Kuantan Singingi, Kasat Reskrim Polres Kuantan Singingi, serta Dokter Medis dari RSUD Kuantan Singingi.

Adapun pemusnahan yang dilakukan adalah barang bukti yang telah diputus oleh Pengadilan dalam periode Tahun 2016 s/d bulan Desember 2018 yaitu sebanyak 203 (dua ratus tiga) perkara yang terdiri dari :

  1. Perkara Narkotika dalam bentuk bukan tanaman sebanyak 73 perkara dengan berat total sabu-sabu seberat 130,73 gram dan pil extacy sebanyak 10 (sepuluh) butir;
  2. Perkara Narkotika dalam bentuk tanaman sebanyak 20 perkara dengan berat total 3695, 86 gram;
  3. Perkara Penambangan Emas Tanpa Izin sebanyak 16 (enam belas) perkara dengan barang bukti berupa Mesin Dongfeng, Keongan, karpet, pipa paralon serta peralatan lainnya untuk kegiatan penambangan emas;
  4. Perkara Pencurian, Perjudian, Perlindungan Anak serta Tindak Pidana Ringan sebanyak 94 perkara dengan barang bukti berupa alat-alat untuk melakukan kejahatan serta 12 botol bir putih merk anker, 11 botol bir hitam merk guines dan 19 botol bir hitam merk stout.

Adapun pemusnahan barang bukti dimaksud dilakukan dengan cara :

  1. Barang bukti berbahan besi/logam dengan cara dipotong-potong dengan menggunakan api las atau mesin gerinda;
  2. Barang bukti Narkotika dalam bentuk tanaman serta barang lainnya berbahan plastik, kayu, kain, karet, kertas dengan cara dibakar;
  3. Barang bukti Narkotika dalam bentuk bukan tanaman dengan cara di dicampur air dan detergen kemudian diblender serta dibuang ke selokan;
  4. Barang bukti berupa Handphone atau yang berbahan mika, kaca, dll dihancurkan dengan cara dipukul dengan martil lalu di bakar;
  5. Barang bukti Minuman keras atau yang berbentuk cairan dengan cara dihancurkan dan dibuang kedalam lubang.

Komentar

Artikel Terkait