PERINGATAN HARI ANTI KORUPSI INTERNASIONAL (HAKI) TAHUN 2018 DI KEJAKSAAN NEGERI KUANTAN SINGINGI

By Seksi Intelijen Senin, 10 Desember 2018 13:34
Berita

Sabtu, 10 Desember 2018 sekira pukul 08.00 Wib bertempat di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi telah dilaksanakan Upacara Memperingati Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) Tahun 2018 dengan tema “ Melangkah Pasti, Cegah dan Berantas Korupsi !!!”

Dalam kesempatan ini yang bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) Tahun 2018 tersebut diambil langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi Hari Wibowo, SH.,MH dan sebagai Komandan Upacara yakni Sunadi, SH. Upacara Memperingati Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) Tahun 2018 tersebut, juga dihadiri oleh Para Kasi, Kasubag dan Jaksa Fungsional serta Tata Usaha pada Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi.  

Bahwa Setelah Upacara kegiatan dilanjutkan dengan Penandatanganan Komitmen bersama menuju wilayah bebas Korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi serta Pembagian Stiker kepada mahasiswa Universitas Islam Kuantan Singingi (UNIKS) dan ke Masyarakat Umum di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi.

Jaksa Agung Republik Indonesia dalam Amanatnya pada Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) Tahun 2018 menyampaikan sejalan dengan tema “Melangkah Pasti, Cegah dan Berantas Korupsi“ tersebut, mengingatkan dan menyadarkan akan betapa pentingnya meneguhkan, mengukuhkan dan memantapkan kembali komitmen dan hendaknya juga dapat mendorong dan mengelorakan semangat gerakan anti korupsi sebagai gerakan bangsa yang dilakukan secara bersama dan serentak.

Bahwa beberapa gambaran positif kinerja Kejaksaan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi selama periode bulan Januari – November 2018 melalui upaya penyelidikan, Penyelidikan sebanyak 1.251 (seribu dua ratus lima puluh satu) perkara, Penyidikan sebanyak 792 (tujuh ratus Sembilan puluh dua) perkara, Penuntutan sebanyak 1.481 (seribu empat ratus delapan puluh satu) perkara, dari jumlah penuntutan tersebut sebanyak 792 (tujuh ratus Sembilan puluh dua) perkara merupakan hasil penyidikan Kejaksaan dan 689 (enam ratus delapan puluh Sembilan) perakara berasal dari penyidikan Polri, dan sudah dilaksanakan eksekusi pidana badan sebanyak 972 (Sembilan ratus tujuh puluh dua) perkara. Dalam penanganan dan penyelesaian perkara tindak pidana korupsi yang berkualitas selama periode Januari – November 2018 telah berhasil menyelamatkan Keuangan Negara sebesar Rp. 522.452.034.001,67 (lima ratus dua puluh dua miliar empat ratus lima puluh dua juta tiga puluh empat ribu satu rupiah koma enam puluh tujuh sen).

Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) Merupakan hari yang diperingati untuk meningkatkan kesadaran bahaya yang ditimbulkan oleh korupsi dan juga sebagai momen  bagi semua pihak untuk secara bersama – sama mencari cara dan bersinergi dengan mengambil peran dalam memerangi dan mencegah kejahatan korupsi.

Komentar

Artikel Terkait