Kajari Kuantan Singingi Menghadiri Pembukaan Pacu Jalur Tahun 2019

(Teluk Kuantan , 21/08/2018), Hari Wibowo, SH., MH selaku Kepala Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi menghadiri Pembukaan Festival Pacu Jalur di Kota Taluk Kuantan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Pacu Jalur adalah perlombaan mendayung di sungai dengan menggunakan sebuah perahu panjang yang terbuat dari kayu pohon. Panjang perahu ini bisa mencapai 25 hingga 40 meter dan lebar bagian tengah kira-kira 1,3 hingga 1,5 meter. Dalam bahasa penduduk setempat, kata jalur berarti perahu. Pada kesempatan itu, Hari Wibowo, SH., MH selaku Kajari Kuansing bersama-sama dengan unsur Muspida Kabupaten dan Provinsi serta Menpar Arief Yahya menjajal “maelo jalur” yaitu tradisi masyarakat setempat menarik perahu kayu dengan rotan.

Perlombaan pacu jalur konon sudah ada sejak tahun 1903. Pacu jalur kini menjadi agenda tetap Pemerintah Provinsi Riau untuk menarik wisatawan nusantara maupun mancanegara berkunjung ke Riau, khususnya di Kabupaten Kuantan Singingi.

Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan sektor pariwisata sebagai sektor prioritas dalam pembangunan di Provinsi Riau. Seluruh pembangunan infrastruktur diarahkan mendukung kemajuan pariwisata Riau dengan harapan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan.

Penyelenggaran Festival Pacu Jalur 2019 digelar pada tanggal 21 sampai 25 Agustus, dan diikuti oleh 175 jalur. Mereka berasal dari 3 wilayah di Riau. 154 Jalur dari tuan rumah Kuansing. Selain itu, ada juga 20 Jalur yang datang dari Indragiri Hulu (Inhu). Untuk Kota Pekanbaru mengirimkan 1 Jalur sebagai perwakilannya.

Berbagai kegiatan daerah, lanjutnya, juga digelar selama festival seperti parade jalur, dan sejumlah kontes lainnya. Ia mengatakan festival tahun ini ingin memecahkan rekor untuk Museum Rekor Indonesia (MURI) berupa parade perahu terbanyak dan penari randai terbanyak di dalam satu acara. Randai adalah tari tradisional Kuansing yang ditampilkan pada acara tersebut.

Pembukaan festival diawali dengan acara maelo (menarik) jalur di Hutan Alam Kota Teluk Kuantan kemudian dilanjutkan acara pokok pembukaan  oleh Tari Persembahan Somba Carano. Tarian tersebut dibawakan oleh masing-masing 10 penari putra/putri. Penari putra lengkap membawa pedang dan tameng. Warna kekinian ditampilkan Drum SD 002 Benai, Teluk Kuantan, yang menampilkan 2 lagu di Lapangan Limuno Teluk Kuantan. Acara pembukan Festival Pacu Jalur tahun 2019 ditutup dengan menari Randai bersama dalam rangka pemecah rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

author
Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi, Jalan Lintas Teluk Kuantan-Pekanbaru KM. 6 Desa Jake Kebun Nenas Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kajari Kuantan Singingi Menghadiri Pembukaan Pacu Jalur Tahun 2019"