JPU Tuntut Mantan Anggota DPRD Kuansing 6 Tahun 10 Bulan, Ini Penjelasannya


Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuansing, Arlimus, mengikuti sidang di Pengadilan Negari Pekanbaru, Senin (12/3/2018).

Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuansing, Arlimus dituntut pidana penjara selama 6 tahun 10 bulan.

Ia menjadi terdakwa dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pencairan anggaran BUMNPTPN V untuk kepengurusan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) senilai Rp 1.2 Miliar.

Terdakwa saat kejadian juga menjabat sebagai Ketua Koperasi Siampo Pelangi Cerenti di Kuansing.

Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU), ia bersalah melanggar Pasal 2 juncto Pasal 18 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Baca: Tanpa Urus Visa Kerja Dedi Putra Bekerja di Kapal Taiwan, Kini Nasibnya Menyedihkan

Tuntutan terhadapnya digellar pada sidang Tipikor di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Senin (12/3/2018). Sidang dipimpin Hakim Ketua, Toni Irvan.



Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul JPU Tuntut Mantan Anggota DPRD Kuansing 6 Tahun 10 Bulan, Ini Penjelasannya, http://pekanbaru.tribunnews.com/2018/03/12/jpu-tuntut-mantan-anggota-dprd-kuansing-6-tahun-10-bulan-ini-penjelasannya.
Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Budi Rahmat

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "JPU Tuntut Mantan Anggota DPRD Kuansing 6 Tahun 10 Bulan, Ini Penjelasannya"